A. Sejarah dan Identitas
Madrasah
Madrasah Ibtidaiyah (MI)
Roudlotul Jannah merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang berada
di bawah naungan Kementerian Agama Kota Surabaya. Madrasah ini beralamat di
Desa Wonorejo Gang II No. 33, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota
Surabaya.
MI Roudlotul Jannah Nomor
Statistik (NSM) ; 111235780124 NPSN ; 6072099 Nomor Izin Operasional ; 2239,
tanggal 21 April 2017 Nomor SK Piagam : MIS 78.014/2017 Nomor SK Akreditasi ;119/BAN-PDM/SK/2023
Luas Tanah: 511 m² Luas Bangunan ; ±20 m² Lintang (Latitude) ; -7.269002 Bujur
(Longitude) ; 112.664014 berdiri pada tahun 1985 dan didirikan di atas tanah
wakaf seluas 511 m² dengan luas bangunan kurang lebih 20 m². Dalam
penyelenggaraan pendidikannya, madrasah berada di bawah naungan Yayasan
Roudlotul Jannah Wonorejo Manukan Kulon dengan Nomor Akta Yayasan 0011505.50.80.2014
tanggal 31 Desember 2014.
B. Kondisi dan Letak Geografis
MI Roudlotul Jannah memiliki
lokasi yang cukup strategis karena berada di lingkungan permukiman penduduk dan
berdekatan dengan Masjid Roudlotul Jannah. Letak madrasah yang berada di tengah
permukiman memberikan suasana yang relatif nyaman, tenang, dan kondusif bagi
kegiatan pembelajaran.
Tata letak bangunan madrasah
juga dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan peserta didik. Ruang-ruang
belajar berada agak jauh dari jalan raya sehingga kebisingan yang berasal dari
kendaraan bermotor maupun kendaraan umum dapat diminimalisir. Kondisi tersebut
mendukung terciptanya suasana belajar mengajar yang lebih nyaman dan efektif. Adapun
batas-batas wilayah MI Roudlotul Jannah adalah sebagai berikut : Sebelah Utara ;
Jalan Gang II Sebelah Barat ; Tembok/dinding rumah Bapak Anton Sebelah Selatan ;
Tembok/dinding pagar rumah Bapak Agus Sebelah Timur ; Tembok/dinding pagar rumah Bapak Shoim
C. Kondisi Sosial dan Lingkungan Masyarakat
Keberadaan MI Roudlotul Jannah
merupakan salah satu harapan masyarakat dan para pendiri madrasah dalam
menyediakan sarana pendidikan serta turut meningkatkan kualitas pendidikan di
lingkungan setempat.
Peserta didik MI Roudlotul
Jannah berasal dari masyarakat sekitar yang memiliki latar belakang sosial dan
budaya yang beragam. Meskipun berasal dari berbagai latar belakang, seluruh
peserta didik memiliki kesamaan dalam kehidupan keberagamaan sebagai masyarakat
Muslim. Secara umum, kondisi ekonomi masyarakat berada pada tingkat menengah.
Lokasi madrasah yang
berdekatan dengan Masjid Roudlotul Jannah memberikan keuntungan tersendiri
dalam pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan. Peserta didik dapat dengan mudah
melaksanakan kegiatan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu,
letak madrasah yang berada di tengah permukiman dan relatif jauh dari jalan
raya menjadikan lingkungan madrasah lebih tenang dan mendukung proses
pembelajaran.
D. Kegiatan Pendidikan dan Pengembangan Peserta Didik
Dalam rangka mengembangkan
potensi peserta didik secara menyeluruh, MI Roudlotul Jannah tidak hanya
melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga menyelenggarakan
berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan. Berbagai kegiatan yang
dilaksanakan antara lain: Shalat berjamaah, Istighosah, Sholawatan, Tilawati, Seni,
Banjari, Seni Drumband, Seni Melukis, Kepramukaan dan Berbagai kegiatan
pengembangan bakat dan minat peserta didik lainnya, Kegiatan tersebut bertujuan untuk
membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi
juga memiliki karakter religius, kreatif, disiplin, mandiri, dan mampu bekerja
sama dengan orang lain.
Dalam proses pembelajaran, MI
Roudlotul Jannah menerapkan Kurikulum Merdeka, yang memberikan ruang bagi
peserta didik untuk lebih aktif, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab dalam
kegiatan belajar. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing peserta
didik agar mampu mengembangkan potensi dan kompetensinya sesuai dengan
karakteristik masing-masing.
E. Sumber Daya Pendidik
Pelaksanaan kegiatan
pendidikan di MI Roudlotul Jannah didukung oleh tenaga pendidik yang memiliki
kompetensi dan keilmuan sesuai dengan bidangnya. Sebagian besar tenaga pendidik
memiliki latar belakang pendidikan minimal Strata 1 (S1) serta pengalaman pendidikan
di pondok pesantren.
Dengan dukungan tenaga
pendidik tersebut, madrasah berupaya memberikan layanan pendidikan yang
berkualitas dengan mengintegrasikan pengetahuan umum dan pendidikan keagamaan
dalam proses pembelajaran.
F. Inovasi dan Pengembangan Madrasah
Sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang, MI Roudlotul Jannah Tandes Surabaya senantiasa berupaya melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada peserta didik. Inovasi tersebut dilakukan dalam berbagai bidang, antara lain:
- Pengembangan dan penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik;
- Pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan pendidikan;
- Peningkatan kualitas manajemen madrasah;
- Pengembangan kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler;
- Peningkatan keterlibatan orang tua/wali murid dalam pendidikan;
- Pembentukan forum kelas sebagai sarana komunikasi antara madrasah dan wali murid;
- Pelaksanaan Teach Parenting Classes sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi perkembangan anak.
Melalui berbagai inovasi tersebut,
MI Roudlotul Jannah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan
pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, religius,
kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik.
G. Harapan dan Komitmen Madrasah
MI Roudlotul Jannah diharapkan
dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat
sekitar sekaligus menjadi sarana untuk mencetak generasi yang berilmu, beriman,
berakhlak mulia, kreatif, disiplin, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Dengan dukungan yayasan,
tenaga pendidik dan kependidikan, peserta didik, orang tua/wali murid, serta
masyarakat sekitar, MI Roudlotul Jannah berkomitmen untuk terus melakukan
peningkatan mutu pendidikan dan menghadirkan berbagai inovasi dalam
penyelenggaraan pendidikan.
Madrasah akan terus berupaya
membangun sinergi antara pendidikan akademik, pendidikan keagamaan, pembentukan
karakter, pengembangan bakat dan minat, serta keterlibatan orang tua sehingga
terwujud peserta didik yang memiliki kompetensi dan karakter yang seimbang.